Becana Lagi Untuk Indonesia 27 Orang Tewas - info

Monday, October 15, 2018

Becana Lagi Untuk Indonesia 27 Orang Tewas


Setidaknya 27 orang tewas, termasuk 12 Anak Sekolah , karena lumpur dan puing-puing melanda provinsi Sumatra Utara setelah hujan lebat.


        Banjir bandang dan tanah longsor telah menewaskan sedikitnya 27 orang dan  sebagian besar anak-anak, di Mandailing Natal Sumatra Utara.

Tim penyelamat dan warga desa pada hari Jumat berhasil menyelamatkan beberapa guru dan hanya 17 dari 29 anak sekolah yang hanyut, kata Sutopo Purwo Nugroho, juru bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana.
tim penyelamat menemukan mayat 11 anak-anak dari lumpur dan reruntuhan berjam-jam setelah insiden itu dan satu lagi pada hari Sabtu.

Sebuah video yang diperoleh oleh The Associated Press menunjukkan kerabat menangis di samping orang yang mereka cintai di sebuah klinik kesehatan di mana tubuh anak-anak tergeletak, ditutupi dengan selimut.


       Nugroho mengatakan dua mayat ditemukan pada Sabtu pagi dari sebuah mobil yang hanyut oleh banjir di Mandailing Natal, di mana 17 rumah ambruk dan 12 rumah hanyut. Ratusan rumah lainnya dibanjiri hingga dua meter, sementara tanah longsor terjadi di delapan wilayah di wilayah itu.



     Empat warga tewas setelah tanah longsor menimpa 29 rumah dan membanjiri sekitar 100 bangunan di kabupaten Sibolga yang berdekatan, kata Nugroho. banjir bandang juga menghancurkan beberapa desa di kabupaten Tanah Datar Provinsi Sumatra Barat, menewaskan lima orang, termasuk dua anak, dan meninggalkan yang lain hilang. Tanah longsor dan banjir di kabupaten tetangga Padang Pariaman dan Pasaman Barat menewaskan empat warga desa setelah 500 rumah banjir dan tiga jembatan ambruk.

       Kedua provinsi Sumatera Utara dan Barat mendeklarasikan periode bantuan darurat selama seminggu.Ratusan orang yang selamat meninggalkan rumah mereka di lereng bukit ke tempat yang lebih aman, karena takut lebih banyak gunung akan runtuh karena hujan terus-menerus, kata Nugroho. Puluhan orang yang terluka dilarikan ke rumah sakit dan klinik terdekat, katanya.

No comments:

Post a Comment