Korban Bencana Gempa Poso dan Donggala - info

Tuesday, October 2, 2018

Korban Bencana Gempa Poso dan Donggala

Korban Bencana Gempa Dan Tsunami Palu ,Donggala 



           Gempa berkekuatan 7.4 magnitudo mengguncang Kabupaten Donggala,Sulawesi Tengah dan Kota Palu  pada pukul 18.02 WITA, Jumat(28/9) yang mengakibatkan tsunami setinggi 6 meter , Akibat dari bencana tersebut hampir 200.000 orang mengungsi dan membutuhkan bantuan darurat dan sementara ada ribuan orang yang keluar dari lokasi yang terkena bencana.
Puluhan Anak- Anak tewas ditimbun lumpur yang longsor ada sekitar 34 orang ditemukan tim SAR tepat pada hari Selasa di distrik Sigi Biromaru yang pada awalnya sekitar 86 orang siswa dilaporkan hilang dari pusat Pelatihan Greja Jonooge



      Tim Penyelamat Telah Memasuki  daerah-daerah terpencil yang telah kehilangan kontak semenjak gempan pada hari Jumat(28/9)  yang lalu dan seharusnya jumlah korban yang disebabkan gempa sudah harus lebih jelas pada hari selasa (02/10/2018), Menurut Informasi berkisar 2.4 juta orang tinggal di daerah yang terkena bencana dan butuh waktu berminggu - minggu untuk menjangkau semua titik- titik bencana dan hal ini kita hanya bisa berdoa semoga yang masih hidup bisa bertahan sampai ada bantuan.
     Ini merupakan bencana yang mengerikan Sekitar 1.700 rumah di satu lingkungan Palu  dan Donggala di sapu bersih  bagaikan ditelan bumi dengan ratusan Orang Terkubur disana dan informasi ini di sampaikan Tim SAR yang telah berada di titik zona bencana 


      Dalam Hal Penanganan Makanan dan Minuman pemerinta Telah berusaha memenuhi semaksimal mungkin kebutuhan para korban bencana dan pemerintah juga akan menerima tawaran bantuan internasional   dan Staf Pemerintah Menyatakan  bahwa saat ini mengacu pada bantuan asing yang akan diterbangkan ke palu dan ada sekitar 3000 orang yang berharap bisa naik pesawat dan sedang ikut menuggu dibandara , Dan Pada hari selasa Gempa berkekuatan 5.9 menghantam dekat pulau Flores di selatan Indonesia dan belum diketahui bencana yang di akibatkan gempa tersebut.




No comments:

Post a Comment