Lebih dari 1.000 Orang Mungkin Masih Hilang Dalam Bencana di Sulawesi - info

Saturday, October 6, 2018

Lebih dari 1.000 Orang Mungkin Masih Hilang Dalam Bencana di Sulawesi


Badan Penanganan Bencana  memperkirakan mungkin masih ada 1.000 hilang




           Menurut informasi dari tim penangana bencana menyatakan Lebih dari seribu orang masih hilang setelah gempa tsunami di  sulawesi,secara drastis menaikkan jumlah orang yang belum ditemukan selama seminggu setelah bencana
Kota palu dan donggala yang  tinggal reruntuhan setelah dihantam gempan yang kuat dan rumah-rumah yang diratakan oleh kuatnya hantaman air laut dan membalik-balikan mobil ,serta apapun yang ada di lokasi peristiwa dan korban tewas di konfirmasih hari ini jumlahnya sampai 1.571 orang  
Ketakutan besar muncul Setelah diperkirakan bahwa sejumlah besar telah dikubur disebuah kompeks perumahan besar di Balora,dimana kekuatan gempah telah mengubah bentuk bumi untuk sementara waktu. Diperkirakan ada lebih dari seribu rumah yang terkubur, jadi mungkin lebih dari 1.000 orang masih hilang, Tapi masih belum yakin karna ada beberpa orang yang berhasil keluar dari bencana. Namun tim penyelamat sebelumnya memperkirakan hanya 100 orang yang hilang



       Bantuan internasional telah tertunda beberapa hari ini, namun akhirnya bantuan itu tiba di zona bencana.dimana PBB memperkirakan hampir 200.000 orang membutuhkan bantuan kemanusiaan

Pihak yang berwenang sebelumnya menetapkan batas waktu sementara,  hari jumat untuk menemukan orang yang terperangkap dibawah bangunan yang hancur, meskipun kemungkinan menarik korban dengan selamat  dari puing-puing merupahan hal yang tak mungkin.

       Di Hotel mercure yang rusak berat ditepi perairan Palu,  Para tim penyelamat dari Indonesia dan tim bantuan dari prancis sangat  frustasi  karna kesulita mencari korban,dengan menggunakan anjing pelacak untuk apa yang mereka yakini sebagai orang-orang  yang tertimbun dibawah puing – puing bangunan,  tetapi setelah perburuan dilanjudkan sampai  jumat semua tanda-tanda itu telah lenyap.
Setelah Gempa seminggu,beberapa ruas jalan didaerah itu masih tetap tidak dapat dilalui, distribusi tsunami sudah tersebar dimana-mana ,sementara itu orang-orang yang ketakutan tetap memilih tidur diluar untuk menghindari gempa susulan.





        Sekitar 20 pesawat yang membawa pasokan penting seperti terpal, peralatan medis dan generator sedang menuju ke  seluruh dunia ke zona bencana setelah penundaan yang lama.

Pada Awalnya pemerintah enggan untuk menerima bantuan dari luar, dan bersikeras bawa militer dapat menagani bencana ini , Tap karna skala kehancuran semakin jelas , Presiden Joko Widodo setuju untuk mengizinkan bantuan luar negeri.























No comments:

Post a Comment