Seorang Wanita Diperkosa Lalu Dibakar Oleh Geng - info

Friday, January 25, 2019

Seorang Wanita Diperkosa Lalu Dibakar Oleh Geng



Polisi telah menangkap empat pria yang mereka duga terlibat dalam pembunuhan sadis  seorang wanita berusia 20 tahun dari Kecamatan Pedataran, Muaraenim, Sumatra Selatan, yang mayatnya kemudian diperkosa geng dan dibakar.


Warga Sumatera Selatan terkejut ketika mereka menemukan mayatnya terbakar di sawah di Kecamatan Sungai Rambutan, Ogan Ilir.



Mayat itu ditemukan di kasur yang terbakar dan anting-anting juga ditemukan di situs.



Menurut kepala unit investigasi kejahatan Ogan Ilir, Adj. Kawan Maliki Fahrin, mayatnya ditemukan oleh petani setempat Tugino, 43, dan putranya Agus Rianto, 20. Awalnya mereka mengira itu adalah bangkai binatang.



Setelah melihat lebih dekat, mereka menyadari itu adalah tubuh manusia, jadi mereka mengambil foto dan melaporkan temuan mereka kepada pejabat kecamatan terdekat.



Polisi mengatakan keadaan yang menyebabkan kematian wanita itu, yang mereka identifikasi sebagai IA, dimulai ketika dia tiba di rumah seorang pria yang mereka sebut sebagai AS pada hari Sabtu pukul 9 malam. Di sana, kata polisi, dia juga disambut oleh Tete, 22 Feri, 30, dan dua anak lelaki berusia 16 tahun. Polisi mengklaim bahwa mereka memintanya untuk bergabung dengan sebuah pesta yang berlangsung di rumah dan untuk mengkonsumsi metamfetamin kristal dengan mereka.



Di tengah pesta, AS diduga meminta IA melakukan hubungan seks sebagai pengganti Rp 1,5 juta yang sebelumnya ia pinjam darinya. IA dilaporkan menolak, tetapi AS diduga memaksanya ke kamar tidur di mana dia terus berjuang untuk melarikan diri, jadi polisi mengatakan AS meminta orang lain untuk menahannya.



Karena IA masih terus berjuang, polisi mengklaim AS memukul kepalanya dengan balok kayu yang tebal dan mencekiknya dengan kawat sampai dia mati. Tampaknya tidak menyadari bahwa wanita itu telah dibunuh, AS dan Tete diduga memperkosanya sementara yang lain menyaksikan. Tubuh korban kemudian dimasukkan ke dalam karung dan dibawa ke truk pickup. AS kemudian diduga meminta salah satu bocah lelaki berusia 16 tahun untuk membeli bensin.



Kepala Kepolisian Sumatera Selatan Insp. Jenderal Zulkarnain Adinegara mengungkapkan pada hari Rabu bahwa empat dari tersangka, Tete, Feri dan dua anak berusia 16 tahun, telah ditangkap dan pickup yang diduga digunakan untuk membawa tubuh korban telah disita.



Dia mengatakan polisi sedang mencari AS.



"AS masih dalam pelarian," kata Zulkarnain di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang, Rabu.



Seorang paman dari IA bernama Burhan mengatakan dia dan keluarganya pergi ke Palembang untuk menjalani tes DNA untuk memastikan bahwa tubuh yang terbakar itu sebenarnya milik IA.



Dia mengatakan keponakannya telah hilang sejak Sabtu setelah dia mengatakan dia akan pergi ke tempat AS. "Kami tidak mendengar apa pun sejak dia pergi. Kemudian kami melihat di media sosial berita tentang mayat yang dibakar sehingga kami datang ke Palembang untuk memeriksanya," katanya.Burhan mengatakan IA punya anak.

No comments:

Post a Comment