Pahami Lima Jenis Kertas Suara Saat Pemilu Dan Cara Mencoblos - info

Monday, March 11, 2019

Pahami Lima Jenis Kertas Suara Saat Pemilu Dan Cara Mencoblos

Pemilu 2019 akan digelar, cek cara mencoblos di sini Jangan Sampai Pilihan Kita Gagal:
Infomediashare.com: Pemilu akan segera digelar, hanya kurang lebih dua bulan lagi. Tak hanya memilih pasangan presiden dan wakil presiden, hajatan demokrasi terbesar ini juga untuk pertama kalinya akan menentukan siapa saja wakil rakyat yang akan duduk di parlemen.  
Pemilu 2019  adalah pemilihan serentak dimana masyarakat akan mencoblos lima kertas suara. Kelima kertas suara itu nantinya dimasukkan ke dalam lima kota suara seusai dicoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS). "Pemilu 2019 ini merupakan pemilu serentak atau yang lebih dikenal dengan pemilu lima kertas suara," katanya. 

1.  Lima warna kertas yang akan dicoblos pada saat Pemilu 2019


Lima kertas suara pada saat Pemilu 2019 antara lain, DPRD kabupaten/kota warna hijau, DPRD Provinsi warna biru, DPR RI warna kuning, DPD RI warna merah, dan Presiden-Wakil Presiden warna abu-abu.  Pemahaman warna surat suara menjadi penting, karena nantinya surat suara itu dimasukkan ke lima kotak suara yang berbeda.

2. Kertas suara untuk pemilihan DPR RI dan DPRD hanya mencantumkan nama


Desain kertas suara untuk pemilihan legislatif berukuran 52 cm kali 82 cm, dan  desain surat suara untuk memilih DPRD Kota/Kabupaten, DPRD Provinsi, DPR RI, tidak ada foto, hanya ada nama calon legislatif.

"Dengan desain yang seperti itu, saya harap masyarakat sudah tahu mau mencoblos yang sebelah mana, sehingga tidak stres duluan melihat desainnya,". Cara memilih, lanjut dua, adalah dengan mencoblos satu kali pada nomor atau tanda gambar partai politik, dan/atau nama calon anggota legislatif


3. Kertas suara Pilpres dan DPD RI menggunakan foto

Sementara, untuk kertas suara DPD dan Pilpres pada pemilu 2019 dilengkapi foto dan nama.  "Untuk DPD RI ada fotonya, sedangkan untuk Presiden yang sebelah kanan warna abu-abu,".Cara untuk mencoblos pada kertas suara untuk DPD RI adalah dengan mencoblos satu kali pada nomor, nama, atau foto calon untuk Pemilu anggota DPD. Sedangkan, kertas suara Presiden-Wakil Presiden dicoblos satu kali pada nomor, nama, foto pasangan calon, atau tanda gambar partai politik pengusul dalam satu kotak pada surat suara.

"Kompetisi yang ketat membuat potensi pelanggaran semakin besar. Yang terbesar pelanggarannya berupa money politic. Oleh karena itu, kita berharap jika peserta pemilu tetap menjaga integeritas, tetap menjaga komitmen pemilu dan tidak melakukan pelanggaran," dan saya harap setiap peserta pemilu sudah memahami bagaimana dan seperti apa kerta dalam pemilihan nanti .

6 comments: