Telah DitandaTangani Rencana Percepatan Pembangunan Kota Baru Kalimantan Utara - info

Thursday, March 28, 2019

Telah DitandaTangani Rencana Percepatan Pembangunan Kota Baru Kalimantan Utara

Beberapa lembaga pemerintah pada hari Rabu menandatangani perjanjian untuk mengembangkan Tanjung Selor di Kalimantan Utara sebagai kota mandiri baru (KBM), sebagaimana diatur dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019.
Sepuluh kota yang termasuk dalam rencana RPJMN adalah Padang di Sumatra Barat, Palembang di Sumatra Selatan, Pontianak di Kalimantan Barat, Banjarbaru di Kalimantan Selatan, Maja di Banten, Makassar di Sulawesi Selatan, Manado di Sulawesi Utara, Sorong di Papua Barat, Jayapura di Papua dan Tanjung Selor.
Kesepakatan tentang rencana aksi untuk Instruksi Presiden (Inpres) No 9/2018 tentang pengembangan Tanjung Selor yang ditandatangani oleh Presiden Joko “Jokowi” Widodo pada Oktober 2018 mencakup beberapa lembaga pemerintah serta pemerintah provinsi Kalimantan Utara dan pemerintah kabupaten Bulungan.

"Pengembangan kota baru ini bertujuan untuk mengendalikan urbanisasi yang berkelanjutan dari kota-kota metropolitan di Jawa dan Bali," kata Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution, menambahkan bahwa upacara penandatanganan itu merupakan tanda komitmen pemerintah pusat untuk mempercepat pengembangan Tanjung Selor.
Secara geografis, Tanjung Selor berada di posisi strategis karena dekat dengan perbatasan Indonesia dan Malaysia. Ini juga merupakan lokasi kawasan industri dan pelabuhan terintegrasi Tanah Kuning.
"Koordinasi di antara lembaga terkait penting untuk memastikan efisiensi dan efektivitas sehingga tidak ada pengulangan pekerjaan oleh berbagai kementerian atau lembaga pemerintah," kata Darmin
Sementara itu, pemerintah daerah ditugaskan untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan kertas, menyesuaikan rencana tata ruang daerah (RTRW) dan rencana tata ruang (RDTR) dan menangani izin terkait lainnya.
Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie menyambut baik penandatanganan perjanjian, dengan mengatakan bahwa Inpres mengindikasikan keseriusan pemerintah pusat untuk menyebarkan pembangunan ke seluruh negeri.
“Ini adalah terobosan. Kami harus menindaklanjutinya untuk mempercepat pembangunan di seluruh negeri sehingga pembangunan tidak hanya berpusat di Jawa, tetapi juga di Indonesia, ”tambahnya.

No comments:

Post a Comment