Gubernur Kalbar, Sutarmidji Angkat Bicara Pelaku penyeroyokan tak bisa berlindung dari jerat hukum - info

Wednesday, April 10, 2019

Gubernur Kalbar, Sutarmidji Angkat Bicara Pelaku penyeroyokan tak bisa berlindung dari jerat hukum

Peristiwa yang dialami Audrey (15), siswi SMP di Pontianak ramai diperbincangkan setelah hastag berkaitan dengan namanya #JusticeforAudrey viral di media sosial. Audrey dikeroyok sejumlah siswi SMA negeri dan swasta karena masalah teman pria, pada 29 Maret lalu.

Dan Peristiwa ini pun di tanggapi  Gubernur Kalbar, Sutarmidji dan Mengatakan bahwa,Pelaku penyeroyokan siswi SMP Pontianak, tak bisa berlindung dari jerat hukum hanya karena berstatus anak-anak.

Hukum Indonesia sudah mengatur semuanya mengenai cara menangani kasus kejahatan yang dilakukan anak-anak atau mereka yang belum cukup umur.

Dan Sutarmidji juga menegaskan, pelaku harus bertanggungjawab atas perbuatan yang telah dilakukan.

Apalagi yang terjadi, menurutnya termasuk dalam kategori penculikan.

"Saya minta kasus ini tetap dilakukan proses hukum, karena ini terencana," tegasnya Sutarmidji.

"Ini bisa masuk kategori penculikan. Ini sudah tidak dapat ditoleransi. Memang di bawah umur tapi dari sisi korban juga harus diperhatikan," lanjutnya.

Sutarmidji menyampaikan, jika karena berstatus anak-anak lalu tindak pidananya dikesampingkan, maka akan berdampak buruk di masa depan.

"Kalau selalu berlindung karena pelaku dibawah umur, suatu saat akan banyak kejahatan yang dilakukan anak di bawah umur atas perintah orang dewasa," ujarnya.
Sementara itu, pengacara korban, Fetty Rahmawardani mengatakan pihak keluarga telah mempercayakan dirinya untuk membawa perkara tersebut hingga ke prosea pengadilan. "Kami menuntut keadilan untuk Audrey . Dan tetap akan menempuh jalur hukum," tegasnya.

No comments:

Post a Comment