Wanita Hamil Yang Tewas di Jawa timur Tampa identitas Dan Polisi Masih berusaha Mencari Informasi - info

Wednesday, April 10, 2019

Wanita Hamil Yang Tewas di Jawa timur Tampa identitas Dan Polisi Masih berusaha Mencari Informasi


Polisi sedang mencoba melacak identitas seorang wanita hamil yang ditemukan tewas di dekat pintu masuk jalan tol Jagorawi di Kecamatan Makasar, Jakarta Timur pada hari Minggu pagi.

Mayat itu ditemukan oleh seorang pria, Irfan Jaya, yang mencium bau menyengat yang datang dari tempat sekitar 10 meter dari jalan dan sekitar 100 m dari tempat tinggal terdekat. Wanita itu terkubur sedalam 30 sentimeter dan ditutupi dengan daun pisang. Rupanya dia sudah di sana selama dua hari.

Irfan segera mencari bantuan dari penduduk setempat dan polisi yang bertugas di dekatnya.

Kapolres Makasar Comr. Lindang Lumban Toruan mengatakan wanita itu, yang diperkirakan berusia sekitar 25 tahun, tidak terdaftar sebagai pemegang kartu identitas karena polisi gagal menemukan sesuatu tentang dia ketika mereka mencoba untuk mencocokkan sidik jarinya dengan yang ada di database mereka.

"Kami tidak dapat menemukan informasi dalam database kami," katanya pada hari Selasa,  menambahkan bahwa mereka tidak menemukan identifikasi apa pun pada tubuh.

Lindang mengatakan polisi masih melakukan pemeriksaan forensik pada wanita yang sedang hamil delapan atau sembilan bulan. Hasil pemeriksaan pendahuluan menunjukkan bahwa wanita itu telah dilecehkan secara fisik.

"Wanita itu ampaknya meninggal setelah dipukul di dahi dan di belakang," katanya, menambahkan bahwa mereka juga tidak menemukan rekaman CCTV dari insiden tersebut karena daerah itu berada di tempat kosong.

Polisi telah membagikan pemberitahuan yang menggambarkan karakteristik fisik wanita itu, yang mayatnya disimpan di Rumah Sakit Polisi Kramat Jati di Jakarta Timur. Tingginya sekitar 150 sentimeter dan memiliki rambut sebahu.

Wanita itu mengenakan kemeja hijau bertuliskan balon dan legging hitam-merah. Dia punya tahi lalat di bawah telinga kanannya.

"Semoga keluarga, kerabat, dan teman-temannya akan memperhatikan sesegera mungkin," kata Lindang.

No comments:

Post a Comment